Tuesday, March 1, 2011

Industri Batik dengan Pewarna Alami Dilirik Pasar Mancanegara

Market Review / Ekonomi - / Selasa, 1 Maret 2011 10:05 WIB

Metrotvnews.com, Klaten: Industri batik dengan pewarna alam yang dirintis pascagempa tahun 2006 lalu, kini mulai dilirik pasar mancanegara. Proses pembuatan yang alami membuat batik ini mulai menggeser keberadaan batik tulis maupun batik cap.

Industri batik dengan pewarna alam yang ada di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah, mulai menggeliat. Warga desa yang sebelumnya hanya menjadi buruh batik pengusaha besar kini banyak yang sudah berhasil membangun usaha sendiri.

Salah seorang ketua kelompok batik Desa Kebon, Sri Windarti, menjelaskan batik tulis pewarna alami saat ini memang laris di pasar internasional karena ramah lingkungan. Proses pewarnaan batik yang sebelumnya menggunakan obat-obatan kimia kini telah berganti dengan aneka tumbuh-tumbuhan alami.

Kelompok batik di desa itu selama ini mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari lembaga donor Uni Eropa.

Sebagai strategi pengembangan industri batik ramah lingkungan masing- masing anggota lembaga donor berkomitmen mempromosikan produk batik pewarna alami ini ke asal negara masing- masing.

Usaha batik ramah lingkungan itu saat ini sudah memiliki lima kelompok dengan total anggota lebih dari 150 orang pembatik.(*)

Sumber dari http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/03/01/123356/Industri-Batik-dengan-Pewarna-Alami-Dilirik-Pasar-Mancanegara

1 comment:

  1. Salam Batik,
    Disamping Produksi Batik Tulis warna Alam kami juga memproduksi Bahan Pewarna Alam Indigofera pasta di Bedono-Semarang ( http://batiktuliscanting100.blogspot.com ).
    Mungkin ada rekan yang berminat mejalin kerja sama secara Sinergi baik untuk Market Batik Tulis warna alam maupun Indigofera Pasta,kami siap melayani dengan senang hati.

    Salam,
    Eko BS./08562664389

    ReplyDelete