Saturday, December 20, 2008

Batik as Uniquely Indonesian

Some of batik motivesBatik is uniqueThe same artist asked to paint again – it can’t be the sameIntrinsically Indonesian, yet viewed by some as a product of the past, batik is being targeted to capture a new generation.Batik is deeply entrenched in the Indonesian psyche. Despite production by other countries, Indonesian continues to think of batik as uniquely Indonesian. Many government

Saturday, December 6, 2008

Koleksi Desember 4

Semua Bahan yang digunakan untuk batik-batik di bawah ini adalah primis super. Bahannya sangat halus dan tidak panas. Warna yang digunakan juga memilih kualitas terbaik sehingga tidak mudah luntur dan awet.


Kode : DES UNGS
Price : IDR. 350.000,- ====> sold out


Kode : DES PTMS
Price : IDR. 330.000




Kode : DES MRS
Price : IDR. 350.000,- ===> sold out


Kode : DES KMCS
Price : IDR. 330.000,- =====> sold out


Kode : DES KKHS
Price : IDR 330.000,-====>sould out



Kode : DES KCORS
Price : IDR. 330.000,-======>sould Out


Kode : DES CKLS
Price : IDR. 350.000,-====> sold out


Kode : DES ABS
Price : IDR. 330.000,-


Kode : DES ODS
Price : IDR. 350.000,-

Koleksi Desember 3


Kode : DES ORGP
Bahan : Primis
Price : IDR. 225.000,-
Batik Kain dengan dasar warna orange. Bunga bunga merambat warna orange tua dan hijau mempercantik tampilan batik ini.





Kode : DES CKBP
Bahan : Primis
Price : IDR 225.000,-
Batik kain dengan desain semi kontemporer berwarna coklat. Terdapat motif-motif melingkar saling menyambung berwarna biru dongker tua yang seakan-akan melindungi corak didalamnya. Motif yang sangat mewah dan unik.




Kode : DES CMBP
Bahan : Primis
Price : IDR. 225.000,-
Warna dasar coklat / warna tanah dipilih untuk Batik ini. Coklat yang identik dengan alam selalu menyejukkan pandangan mata. Untuk mencerahkan dan lebih menguatkan motif klasik batik ini dipilih warna merah tua, dan sedikit sentuhan warna pink dan orange yang menggoda. Hmmm...membuat anda terlihat cantik memakainya..




Kode : DES CMP
Bahan : Primis
Harga : IDR. 225.000,- ====> sold out
Mirip dengan Batik diatas hanya saja batik ini memiliki lukisan bungan dan daun menjalar yang lebih kecil dan teratur dan warna yang dipilihnya pun adalah warna maron tua. Kesan elegan muncul pada batik ini.

Friday, December 5, 2008

Koleksi Desember 2


Kode : DES MP
Bahan : Primis
Price : IDR. 225.000,-
Batik Sarung dengan dasar putih dengan corak bunga berwarna hijau dan kuning. Di tengah batik ini ada bagian dengan motif dasar hijau tua kehitaman yang dihiasi dengan lukisan bunga warna kuning dan putih.
Batik ini bisa untuk dijadikan baju, rok ataupun sewek.






Kode : DES PP
bahan : Primis
Price : IDR. 225.000,-
Batik ini juga merupakan koleksi Batik Sarung yang terdiri dari 2 dasar motif. Bagian Pertama menggungakan dasar warna merah fanta menyala dengan bunga-bunga warna hitam dan kuning kecoklatan. Bagian Ke - 2 atau yang biasa orang madura sebut dengan istilah tumpal menggunakan warna dasar hitam dihias dengan bunga berwarna kuning dan sedikit sentuhan warna fanta muda.

Koleksi Desember 1






kode : DES-MP
Bahan : Polisima
Price : IDR 120.000,-









Kode : DES CKP
bahan : Polisima
Price : IDR. 120.000,- =======> sold out









Kode : DES MTP
bahan : Polisima
Price : IDR. 120.000,-======>sold out







Kode : DES HP
Bahan : Polisima
Price : IDR. 120.000,-

Thursday, October 30, 2008

Koleksi Batik Kain Baru




Kode : KBO 1
Harga : Rp. 210.ooo,-
Bahan Primis Super
Kain Batik dengan warda dasar putih dengan kotak kotak biru yang manis. Batik ini dipercantik dengan motif bunga-bunga berwarna biru tua dan sedikit sentuhan warna coklat.








Kode : KBO 2
Harga : Rp. 330.ooo,-
bahan : Primis Super
Batik dengan design warna merah marun dan putih tulang, bermotif klasik dengan detai motif kecil kecil yang sangat beragam corak.








Kode : KBO 3
Harga : Rp. 165.ooo,-
Bahan : Primis Super
Batik berwarna putih ini memiliki motif klasik yang simple namun tetap elegan. Motif bunganya memancarkan keindahan warna-warna alam yang cerah.

Koleksi Batik Sarung Baru


Kode : SBO 1
Bahan : Primis Super
Harga : Rp. 195.ooo,-
Batik Sarung dengan motif klasik kontemporer dengan dasar merah maron berpadu merah bata yang memikat dan di percerah dengan semburan warna kuning kecoklatan. Motif vertikalnya memberi kesan lansing pada pemakainya.




Kode : SBO 2
Harga : Rp. 195.ooo,-
Batik sarung dengan motif klasik dengan sedikit sentuhan kontemporer dengan dasar coklat tua dengan kombinasi warna putih dan orange..




Kode : SBO 3
harga : Rp. 195.ooo,-
Batik sarung warna merah hati. Dasar dari batik ini terdapat bintik bintik kecil berwarna putih. Bunga yang dirancang melingkar membentuk seperti bola bola yang cantik.
Bagian tengah Batik ini di dominasi oleh warna warna merah hati dan dihiasi dengan bunga kecil-kecil yang manis..dan juga terdapat motif bunga yang membuat khas batik ini...




Kode : SBO 4
Harga : Rp. 195.ooo,-
Batik Sarung dengan warna merah ini terbuat dari bahan primis. Di sebut sarung karena ada bagian kain yang memiliki motif dan warna berbeda dari warna dasarnya. Memiliki motif klasik yang unik. Gambar burung dan bunga nampak begitu indah menawan..

Wednesday, October 29, 2008

Si Pulau Garam, Si Pulau Batik Juga

Madura, identik dengan pulau garamnya. Namun tak banyak yang tau bahwa Pulau Madura yang dikenal dengan Kerapan Sapi dan Jamu Tradisionalnya, Pulau Madura menyimpan suatu kekayaan budaya yang eksotis.

Bahkan tak banyak yang tau bahwa Batik Madura ini sangat popular di Luar Negri. saat ini saat batik mulai booming kembali di tanah air, Batik Madura menjadi salah satu bintangnya. Banyak Artis, penyiar tv, kalangan elite yang memakai Batik Madura.

Batik Madura memiliki ciri khas dan keunikan dibandingkan batik-batik yang lain, baik dilihat dari warnanya yang kontras, coraknya yang mencerminkan karakter Madura dan proses pewarnaannya yang alami. Berikut akan dipaparkan tentang batik madura yang saya dapatkan dari http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/usaha/2004/1023/ukm2.html. Berikut informasinya

JAKARTA – Sektor usaha kecil dan menengah (UKM), kini sedang menjadi primadona pemerintah daerah. Salah satu daerah yang subur dengan UKM adalah Madura. “Pulau Garam” itu membanggakan produksi batik dan jamu sebagai usaha rakyat yang berhasil go international.
Ketika SH meninjau ke daerah tersebut beberapa waktu lalu, kedua jenis komoditas ini menjadi bagian cerita menarik sepanjang perjalanan. Sejarah mencatat kesuksesan para pengrajin batik dan jamu di sana. Yang membuatnya menjadi seperti itu, barangkali karena kedua komoditas itu menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi masyarakatnya sendiri.
Industri jamu berkembang karena khasiatnya. Apalagi yang tak terbantahkan, mitos seputar kehebatan jamu madura yang jika dikumpulkan bisa menjadi kumpulan cerita folklor. Tapi produk yang satu ini akan dibahas pada kesempatan lain.
Industri kecil yang menjadi kebanggaan daerah ini memang batik. Bagi Madura, batik bukan hanya sehelai kain, namun telah menjadi ikon budaya dan sering menjadi objek penelitian banyak institusi. Di berbagai buku batik terbitan luar negeri, batik Madura menjadi perhatian khusus. Motif dan warna yang tertuang di dalam kain panjang itu, merefleksikan karakter masyarakatnya. Khususnya batik buatan Tanjung Bumi di Kabupaten Bangkalan.
Tak heran jika H Affandi, pemilik industri kecil batik tulis “Annis” di Tanjung Bumi, Bangkalan, tak repot-repot untuk menjual hasil produksinya. Menurutnya, para pembeli datang dari berbagai kota di luar Madura, terutama pada hari libur. Begitu juga peminat batik dari mancanegara sering mampir ke tempatnya untuk berbelanja. Walau lokasinya bukan di jalan utama, para pembeli tak kesulitan. Sebab, daerah Tanjung Bumi sejak dulu sudah terkenal sebagai sentra industri kecil batik dan menjadi objek tujuan wisata sekaligus.
Ketika sanggar batik Affandi didatangi rombongan wartawan dari Jakarta, dia tampak senang. Apalagi dua stasiun televisi swasta merekam kegiatan usahanya. Batik yang tersimpan di lemari dipamerkan sembari dijelaskan satu persatu nama dan motifnya. Istrinya dengan bahasa Indonesia logat Madura, cukup sibuk melayani pertanyaan para wartawan. “Batik saya diborong ya,” ujarnya berharap.
Di sini batik termurah dijual Rp 30 ribu dan termahal Rp 250 ribu. Yang membuat mahal, menurutnya, tergantung bahan kainnya. Kalau terbuat dari sutera, jelas mahal. Tapi yang membuat dia heran, turis asing lebih menyukai batik murah yang bahannya katun (kasar) ketimbang yang terbuat dari sutera. Malah turis lokal lebih menyukai batik sutera yang halus.

Ketuk Pintu
Jangan membayangkan jika mampir ke Tanjung Bumi akan mendapatkan pemandangan seperti Pekalongan (Jawa Tengah), di mana terdapat banyak show room batik. Di sini harus ketuk pintu rumah dulu. Sebab kebanyakan pengrajin tak memasang nama sanggarnya. Tapi yang memudahkan untuk mencari di mana tempat pembuatan batik, dari aroma lilin. Jika baunya tajam, di belakang rumah itu sedang ada kegiatan produksi.
Apa yang terjadi rumah Affandi, sama sekali tak ada bau lilin menyengat. Tapi oleh panitia, para wartawan diarahkan ke sana. Ternyata selidik punya selidik, sanggar batik “Annis” layaknya inti. Sedangkan rumah-rumah di sekitarnya sebagai plasmanya. Tak heran di bagian belakang sanggar, yang merupakan rumah-rumah penduduk aroma lilin begitu menyengat. Di sini tampak para ibu sedang membatik membatik. Sementara para kaum lelaki sedang “di dapur” memasak (merendam) kain untuk menghilangkan lilin atau memberi warna.
Di Tanjung Bumi, menurut penjelasan staf Dinas Pariwisata setempat, orang seperti Affandi cukup banyakdi sini. Mereka bekerja sama dengan masyarakat di sekitarnya. Inti menyediakan modal kain berikut perangkat penunjang (bahan pewarna), alat membatik dan sebagainya. Sementara masyarakat (plasma) menyetor (batik) pada juragannya (inti). Model kerja sama seperti itu, menurut staf tadi, tidak kaku seperti itu. Ada juga pengrajin yang memiliki modal untuk membuat batik, namun hasilnya disetorkan ke pedagang atau dijual sendiri ke pembeli yang kebanyakan turis.
Sumarni, ibu dua anak, yang sedang asyik membatik di lantai rumahnya, mengaku, batik yang sudah jadi tidak harus disetorkan ke pedagang. Kalau ada pembeli yang datang dan cocok dengan motif dan harga maka akan dijual. Menyetor ke pedagang atau menjual langsung, sama-sama untung. Diakuinya, dirinya memang memiliki ikatan emosional dengan pedagang batik yang ketika dia sedang mengalami kesulitan keuangan, pasti dibantu.
Menurutnya, untuk menyelesaikan batik tulis waktunya tergantung tingkat kesulitan motif. Bila bentuk yang harus ditulis kecil dan rumit, prosesnya bisa dua bulan.
Persoalan bahan baku menjadi penting mengingat selama ini para pengrajin batik mendapatkannya dari luar Madura. Ke depan akan lebih ideal lagi jika kebutuhan bahan baku itu bisa dipenuhi dari Madura sendiri. Para pengrajin batik di Kabupaten Bangkalan, sebenarnya bukan hanya di Tanjung Bumi, tapi terdapat juga yang tersebar Modung, Blegah, Socah dan Kokop. (SH/gatot irawan)

Tips Merawat Batik

Jika anda pecinta kain batik, ada bebrapa tips yang perlu anda ketahui dalam merwat batik agar warnanya tetap pudar, awet dan tetap tampak indah.

Agar warna batik berbahan sutra dan serat tidak cepat pudar, awet dan tetap tampak indah
- Mencuci kain batik dengan menggunakan shampo rambut. Sebelumnya, larutkan dulu shampo hingga tak ada lagi bagian yang mengental. Setelah itu baru kain batik dicelupkan
- Anda juga bisa menggunakan sabun pencuci khusus untuk kain batik yang dijual di pasaran.
- Pada saat mencuci batik jangan digosok. Jangan pakai deterjen. Kalau batik tidak kotor cukup dicuci dengan air hangat. Sedangkan, kalau kotor, misalnya terkena noda makanan, bisa dihilangkan dengan sabun mandi atau bila kotor sekali, seperti terkena buangan knalpot, noda bisa dihilangkan dengan kulit jeruk dengan mengusapkan sabun atau kulit jeruk pada bagian yang kotor.
- Sebaiknya Anda juga tidak menjemur kain batik di bawah sinar matahari langsung (tempat teduh)
- Kain batik jangan dicuci dengan menggunakan mesin cuci.
- Tak perlu memeras kain batik sebelum menjemurnya. Namun, pada saat menjemur, bagian tepi kain agak ditarik pelanpelan
supaya serat yang terlipat kembali seperti semula
- Sebaiknya hindari penyeterikaan. Kalaupun terlalu kusut, semprotkan air di atas kain kemudian letakkan sebuah alas
kain di bagian atas batik itu baru diseterika. Jadi, yang diseterika adalah kain lain yang ditaruh di atas kain batik.
- Disarankan untuk menyimpan batik dalam plastik agar tidak dimakan ngengat. Jangan diberi kapur barus, karena zat
padat ini terlalu keras sehingga bisa merusak batik. Sebaiknya, almari tempat menyimpan batik diberi merica yang
dibungkus dengan tisu untuk mengusir ngengat. Alternatif lain menggunakan akar wangi yang sebelumnya dicelup dulu
ke dalam air panas, kemudian dijemur, lalu dicelup sekali lagi ke dalam air panas dan dijemur. Setelah akar wangi
kering, baru digunakan
- Anda sebaiknya juga tidak menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan batik
sutera berpewarna alami.
- Bila Anda ingin memberi pewangi dan pelembut kain pada batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada kainnya.
Sebelumnya, tutupi dulu kain dengan koran, baru semprotkan cairan pewangi dan pelembut kainSumber:
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=185671&kat_id=311 ,

Keagenan

Tertarik untuk menjadi reseller kami?

Kami menawarkan program reseller dengan ketentuan yang sangat mudah.
1. Cukup dengan belanja 3 potong kain maka akan mendapatkan potongan 5%.

2. Diskon 10% untuk pembelian minimal 6 potong*

3. Diskon 15% untuk pembelian minimal 12 potong*

* tidak berlaku untu Batik Sutera, diskon tergantung jenis batik.

How to Order

1.Pilih barang yg anda inginkan
2.Konfirmasi melalui email, YM, Shout Box, SMS atau Telfon ke 6281803186276
3.Tunggu konfirmasi kami mengenai ketersediaan Barang
4.Transfer ke Rekening kami (akan diberitahukan no rekeningnya melalui email atau sms).
5.Konfirmasikan Pembayaran anda kepada kami.
6.Barang akan dikirim setelah pembayaran masuk atau ada konfirmasi pembayaran.
7.Pengiriman barang melalui KGP, Elteha atau Kantor Pos dan Tiki, Eka Sari Lorena.

Nb. Harga belum termasuk ongkos kirim

1. choose the producs which you want to buy
2. Confirm me by email, YM, SHOutbox, SMS or call me at +6281803186276
3. please wait for our confirmation about product stock
4. tranfer to our bank account
5. Confirm about your payment
6. we will send quickly after we receive your payment
7. Order shipping by KGP, Elteha, PT. POS or EMS, Tiki.

Note : all price before shipping payment

Colorfull of Batik Madura

BATIK Madura tak lagi asing terdengar di telinga. Bahkan salah satu kekayaan khasanah Indonesia ini telah beredar di beberapa belahan dunia. Performa batik asal pulau garam ini juga memiliki ciri khas yang membedakannya dengan batik dari daerah lain, seperti warna-warna cerah dan motifnya yang beragam menciptakan karakter masyarakat lokal.

"Batik Madura memiliki perbedaan warna dan motif dengan batik dari daerah lain. Warna batik Madura itu khas menggunakan warna-warna berani, mulai dari merah, hijau, kuning, dan biru," ungkap Maimuna dari Pesona Batik Madura, ketika ditemui okezone dalam pameran yang diadakan di Belleza Permata Hijau, Jakarta Selatan, Kamis (21/2/2008).

Menurut perajin batik keturunan ke empat dari keluarganya itu, ciri khas batik pesisir dengan warna-warna berani dan corak bebas ini diproduksi dari daerah Bangkalan, Madura.


Proses pembuatan batik ini meliputi beberapa tahap. Pertama, kain yang hendak digunakan terlebih dahulu direndam dalam air bercampur minyak dempel (istilah orang setempat) dan abu sisa pembakaran kayu dari tungku. Setelah direndam kemudian dicuci. Biasanya kain yang digunakan adalah mentari sen atau kereta kencana.

Setelah kering, sambungnya, proses selanjutnya adalah proses kanji lalu masuk pada tahap diisen, dikurik, dan ditembok. Kemudian dilanjutkan pada tahap pewarnaan yang dapat dilakukan berturut-turut, setelah itu kain batik dilorot. Proses ini merupakan usaha untuk menghilangkan malam (lilin) yang melekat pada kain, yaitu dengan memasukan kain ke dalam air mendidih. Terakhir, adalah menjemur di tengah terik sinar matahari.

Proses pembuatannya memang lama. Hal dimaksudkan untuk mendapatkan warna kain yang pekat. Karena itu, warna kain Madura semakin pekat semakin bagus.

Proses pembuatannya yang lama itu memang berimbas langsung pada harga kainnya menjadi lebih mahal. Meski demikian, Anda dapat memeroleh batik Madura mulai dari Rp50 ribu sampai Rp3,5 juta. Bagaimana, berani tampil dengan warna-warna cerah?

Tuesday, September 23, 2008

Privacy Policy

Thank you for visiting this site.This site serves search text ads via Blogger on google.com, and also serve contextual and placement-targeted text and display ads on the Google content network (AdSense). By using the site, you are accepting the practices described in this privacy policy. This privacy policy describes what personal information will be collected and how it uses it.We use

Monday, August 18, 2008

Batik Onjoe Primis


kode OEA8
bahan Primis
harga : Rp. 160.000,-




kode OEA9
bahan Primis
harga : Rp. 160.000,-

Sunday, August 17, 2008

Batik sutra kontemporer paduan selendang


terdiri dari pcs kain batik sutra (Kain dan selendang)

kode : OESP 1
bahan : sutra
harga ; Rp. 975.000,-


terdiri dari pcs kain batik sutra (Kain dan selendang)
kode : OESP2
bahan : sutra
harga ; Rp. 975.000,-


terdiri dari pcs kain batik sutra (Kain dan selendang)
kode OESP3
bahan : sutra
harga ; Rp. 1.025.000,-



terdiri dari pcs kain batik sutra (Kain dan selendang)
kode OESP4
bahan : sutra
harga ; Rp. 1.700.000,-


terdiri dari pcs kain batik sutra (Kain dan selendang)
kode OESP5
bahan : sutra
harga ; Rp. 1.450.000,-


terdiri dari pcs kain batik sutra (Kain dan selendang)
kode : OESP6
bahan : sutra
harga ; Rp. 1.725.000,-

Batik Sutra Kontemporer


kode OES1
bahan : Sutra
harga : Rp.700.000,-


kode OES2
bahan : Sutra
harga : Rp. 700.000,-


kode OES3
bahan : sutra
harga : Rp. 1.050.000


kode OES4
bahan : sutra
harga : Rp. 575.000,-


kode OES5
bahan : sutra
harga : Rp. 435.000,-


kode OES6
bahan : sutra
harga : Rp. 650.000,-




kode OES7
bahan : sutra
harga : Rp. 400.000,-

Batik Onjoe klasik


kode OEA6
bahan : primis
harga : Rp. 255.000,-




kode OEA7
bahan : primis
harga : Rp. 190.000,-


kode OEA1
Bahan : Primis
harga : Rp. 160.000,-


kode OEA2
bahan : Primis super
harga : Rp. 250.000,-


kode OEA3
bahan : Primis Super
harga : Rp. 360.000,-



kode OEA5
bahan : Primis
harga : Rp. 145.000,-

Batik Onjoe Kontemporer


kode OEA4
bahan : Primis
harga : Rp 220.000,-

Tuesday, July 29, 2008

HNI


Kode : HNI 01
Bahan : Primis
lbr / pjg : 105 cm /2m
harga : Rp. 285.000,- -------- Sold out



kode : HNI 02
Bahan : Primis Super
lbr / pjg : 105 cm /2m
harga : Rp. 425.000,- ------ sold Out



Kode : HNI 03
Bahan : Primis Super
lbr / pjg : 105 cm /2m
harga : Rp. 375.000,- Sold Out


kode : HNI 04
Bahan : Primis Super
lbr / pjg : 105 cm /2m
harga : Rp. 375.000,- ------- sold out


Kode : HNI 05
Bahan : Primis Super
lbr / pjg : 105 cm /2m
harga : Rp. 375.000,- ------- Sold Out